Foto Blusukan Zaini Abdullah ke Pasar di Lhokseumawe Berita Foto

09:35 WIB, 30 November 2016 · Redaksi

 

Di Aceh Besar, Zaini Abdullah tekankan pembangunan pendidikan  

Aceh Besar – Calon Gubernur Aceh periode 2017-2022, Zaini  Abdullah melakukan silaturahmi dengan santri, mahasiswa dan masyarakat Aceh Besar di Gedung Aula Politeknik Venezuela Indonesia, Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu (19/11). Dalam acara itu Zaini Abdullah terlihat didampingin oleh penasehat Tim AZAN Tgk Muzakir, Adik Kandungnya Hasbi Abdullah, Istrinya Umi Naizah dan para tim pemenangan.
Di hadapan para peserta dalam acara silaturhami yang dihadiri oleh ratusan peserta, di antaranya tergolong santri, mahasiswa dan masyarakat Aceh Besar itu, Zaini Abdullah mengatakan yang sangat penting menjadi hal utama dalam pembangunan Provinsi Aceh ini ialah keutamaan dari sektor pendidikan. Pemerintah Aceh sudah mengalokasikan anggaran yang begitu besar untuk tujuan meningkatkan dunia pendidikan di Aceh.
Dikatakan Abu Doto—sapaan Zaini Abdullah, pemenuhan hak atas pendidikan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang meliputi dengan pengingkatan kualitas pendidikan dengan standar nasional dan internasional.
Kemudian, melanjutkan memberikan bantuan pendidikan bagi lembaga daya, melanjutkan pemberian beasiswa bagi anak-anak atau santri kurang mampu, melanjutkan peningkatan kapasitas sekolah dasar dan menegah yang dapat diakses oleh anak usia sekolah, peningkatan kapasitas guru berstandar nasional, dan penciptaan satu sarjan setiap rumah tangga sesuia dengan potensi daerah. Hal itu disampaikan Abu Doto sesuia dengan visi dan misi mereka yaitu AZAN, yang merupakan Zaini Abdullah dan Nasaruddin.
Tidak hanya kaum laki-laki yang hadir dalam pertemuan silaturahmi tersebut, akan tetapi juga terlihat kamu ibu-ibu. Kata Abu Doto, Pemerintah Aceh selama ini juga sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang cuti melahirkan selama enam bulan bagi ibu-ibu, yang bertujuan agar  ibu-ibu yang baru saja melahirkan memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif kepada anaknya, dan kata Zaini, agar anak dan ibunya semakin akrab.
Selain itu, dalam sambutannya ketika sedang berlansung silaturahmi tersebut, Abu Doto juga menyampaikan upaya peningkatan ekonomi bagi masyarkat. Seperti penyediaan lahan perlkebunan atau pertanian bagi buruh tani di setiap kabupaten kota yang ada di Aceh, dengan luasnya disesuaikan dengan ketersediaan lahan di daerah tersebut.
Meningkatkan usaha produktif di kalangan masyarakat serta penyediaan legalitas status usaha produktif tersebut. Abu Doto juga menyampaikan, Pemerintah Aceh juga sudah berhasil membentuk dan melahirkan undang-undang KKR, serta melantik Komisioner KKR untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Aceh. [Randi/rel]
 

Ribuan Massa Hadiri Pengukuhan Tim AZAN Bireuen

Tuesday, November 29, 2016

AcehSerambi.com BIREUEN- Ribuan massa dari sejumlah kecamatan di kabupaten Bireuen, menghadiri pengukuhan tim pemenangan calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dan Nasaruddin, atau tim AZAN kabupaten Bireuen.

Pengukuhan tim AZAN Bireuen tersebut, dihadiri langsung oleh kandidat calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Ketua umum pemenangan Said Muhammad Al Habsy dan wakil ketua Ustad Maimun, dan sejumlah pengurus pusat dari Banda Aceh.

Selain pengukuhan tim pemenangan kabupaten, juga turut dikukuhkan sayap relawan dan sekaligus peresmian rumah pemenangan AZAN Bireuen.

Dalam orasinya, Zaini menyebutkan bahwa, usai mendeklarasikan GAM pada 1976, wilayah Bireuen pernah menjadi kawasan tempat dirinya bergerilya dan mengorganisir gerakan perlawanan pada tempo dulu.

Baca : Zaini Blusukan ke Pasar

Nah, sambung Zaini, di era damai saat ini, di masa Pemerintahannya, telah banyak yang Ia lakukan dalam pengembangan kabupaten Bireuen, diantara dalam bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan juga peningkatan ekonomi masyarakat.

Ada ribuan rumah bantuan dhuafa yang di bangun Pemerintah Aceh di Bireuen, dan juga perluasan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan juga menjadi fokus dirinya Dikabupaten ini.

Dalam pengukuhan tersebut, Zaini bahkan mendapatkan kejutan istimewa saat sejumlah eks komponen 1976 yang merupakan rekan-rekan awal dirinya berjuang di GAM turut hadir dan ikut serta dalam acara tersebut.

Dan bahkan, para eks komponen 76 tersebut mengikrarkan diri siap membantu dan menenangkan Zaini Abdullah di Bireuen. (KlikKabar)

Tokoh 76 dan Pengusaha Pidie di Bireuen Siap Menangkan Zaini Abdullah

08:41 WIB, 29 November 2016 ·
Tokoh 76 dan Pengusaha Pidie di Bireuen Siap Menangkan Zaini Abdullah
Calon Gubernur Aceh Zaini Abdullah

BIREUEN – Calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah bersilaturahmi dengan masyarakat Pidie yang bermukim di Kabupaten Bireuen. Silaturahmi itu berlangsung di Warung Kopi Bireuen Partee, Senin (28/11) malam.

Masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut merupakan para pengusaha-pengusaha asal Pidie yang berhijrah ke Bireuen.

Mansur salah satu diantara pengusaha-pengusaha tersebut mengatakan siap untuk memenangkan pasangan Zaini Abdullah dan Nasaruddin (AZAN) pada Pilkada 2017 mendatang.

“Kami semua siap menangkan kembali Zaini Abdullah untuk melanjutkan menjadi Gubernur Aceh. Kiban sepakat ?,” tanya Mansur ke masyarakat yang hadir. “Sepakat,” sontak massa yang hadir kurang lebih berjumlah 500 orang itu.

Sebelum bertolak ke Bireuen Partee, Abu Doto—sapaan Zaini Abdullah–juga sempat bersilaturahmi dengan tokoh 76 Aceh. Bahkan Gubernur Aceh non aktif ini juga sempat makan malam bersama dengan tokoh tersebut di salah satu warung makan di Bireuen.

Tokoh 76 merupakan para tokoh perjuangan yang manjadi pelopor pegerakan di Aceh pada 1976-1990.

“Tadi kita berbicara terkait tim pemenangan, dari gampong, kecamatan, kita memperkuat itu,” kata Teuku Nurdin salah satu tokoh tersebut.

ZAINI ABDULLAH SERUKAN DAMAI, TIM LAIN MALAH ANCAM PERDAMAIAN

BY / / NEWS
TRIBUNNEWS.COM, ACEH – Bersama dengan dibukanya pendaftaran Pilkada Serentak 2017, pasangan Zaini Abdullah dan Nasaruddin menyerahkan kelengkapan administrasi kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Rabu (21/9.2016).

“Ini baru langkah awal, pekerjaan lebih berat menunggu kita, mengajak sebanyak mungkin rakyat Aceh untuk memenangkan perdamaian pada Pilkada Februari 2017 mendatang,” tandas Doto Zaini, yang dikenal rekam jejaknya sebagai tokoh perunding perdamaian Aceh.

Dalam pertarungan politik, Doto Zaini menyadari pihaknya siap kalah, tetapi lebih siap lagi untuk menang. “Banyak orang gagal karena mengabaikan hal kecil, tersandung batu dan terpeleset kerikil,” ujar Doto Zaini mengingatkan para pendukungnya.

“Kekuasaan benar-benar hanyalah titipan yang dalam waktu singkat bisa datang dan pergi,” kata Doto Zaini berefleksi. “Sejarah dunia mengajarkan bagaimana sebuah kekuasaan yang kokoh perkasa dan dijaga kekuatan militer maha dahsyat, tiba-tiba saja roboh tersungkur dalam waktu singkat,” pesan Doto Zaini.

“Perlawanan adalah peringatan, bahwa kekuasaan yang tidak dikontrol bisa mendatangkan kezaliman,” tegas Doto Zaini. Kekuasaan yang tidak dikelola dengan hati damai bisa mendatangkan kehancuran, Doto Zaini mengingatkan.

Hormati Lawanmu

Secara merendah, Doto Zaini mengaku dirinya bukan putra terbaik Aceh. “Ini pengabdian kami, persembahan pada tanah Aceh, dengan sepenuh hati kami berikan yang terbaik dari diri kami,” kata Doto Zaini menambahkan.

Kepada para kandidat yang tengah bersaing, Doto Zaini mengimbau untuk menaruh rasa hormat kepada lawan-lawan politik, agar tidak menjadi kemenangan yang hina dan tidak mendatangkan kebajikan.

“Mari kita berlomba meyakinkan, merebut hati dan suara rakyat Aceh,” tantang Doto Zaini secara arif. Dalam proses politik sekarang, Doto Zaini mengajak untuk tidak mempertontonkan sikap tidak terpuji, angkuh dan arogan.

Di sisi lain, tim Mualem justru menyuarakan propaganda berbau ancaman. “Kalau Mualem kalah di Pilkada (2017), maka saya pastikan perdamaian Aceh takkan bertahan,” kata Abon Taleb dalam peresmian Posko Pemenangan Muzakkir Manaf-TA Khalid di Nagan Raya, Selasa (6/9/2016).

Menurut Abon Taleb, jika Mualem tidak memimpin Aceh ke depan di pemerintahan, tidak akan ada pimpinan yang menaungi kesejahteraan ribuan mantan kombatan. Lebih lanjut pihaknya juga meminta semua pihak untuk tidak merongrong Partai Aceh dengan memecah-belah dari dalam.

Sebaliknya, Doto Zaini mengajak semua pihak nantinya kembali saling berpegang tangan dan mendukung kepemimpinan Aceh 2017-2022. “Insyaallah akan lahir pemimpin Aceh terbaik, hasil pilihan rakyat Aceh sendiri,” kata Doto Zaini optimis.

sumber: http://m.tribunnews.com/regional/2016/09/26/zaini-abdullah-serukan-damai-tim-lain-malah-ancam-perdamaian

 

Zaini Abdullah Bersilaturahmi dengan Tu Sop Pilkada

19:12 WIB, 28 November 2016 · Khalis

Zaini Abdullah Bersilaturahmi dengan Tu Sop
Zaini Abdullah melakukan pertemuan dengan Calon Bupati Bireun, Tu Sop

BIREUN – Calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah melakukan pertemuan dengan Calon Bupati Bireun, Tgk H. Muhammad Yusuf A Wahab atau akrab disapa Tu Sop, di Dayah Babussalam Al Aziziyah, Jeunib, Bireun, Senin (28/11).

Dalam pertemuan tersebut Zaini Abdullah ikut didampingi oleh Penasehat Tim Pemenangan Pasangan Zaini Abdullah dan Nasaruddin, Tgk Muzakkir Hamid, Juru Bicara AZAN, Fauzan Febriansyah, dan beberapa anggota tim pemenangan AZAN lainnya.

Dalam pertemuan itu, keduanya terlihat membahas tentang perkembangan Kabupaten Bireun selama ini, dan Aceh. Selain itu mereka membicarakan terkait perkembangan terhadap kesiapan masing-masing Tim AZAN selama ini.

Zaini Abdullah juga menyampaikan beberapa kebijakan yang sudah dibuat selama ini seperti Peraturan Gubernur (Pergub) tentang ASI Ekslusif, dan penandatangi terkait upaya pengusutan pelanggaran HAM di Aceh, yaitu Qanun KKR dan melantik Komisioner KKR Aceh.

Usai pertemuan, Tu SOP juga mengatakan pertemuan ini merupakan silaturahmi dirinya dengan Zaini Abdullah. Tu SOP mengakui mereka sudah berteman sudah sangat lama. Katanya, siapa yang berniat baik maka akan dia beri dukungan.

“Siapa yang berniat baik pasti kita dukung. Saya sudah berteman baik dengan beliau, waktu pertama (Zaini Abdullah) pulang ke Aceh disini nginap, setelah (MoU Helsinki) dulu,” kata Tu Sop.

Ir . H. NASARUDDIN, MM. TARGET AZAN BERKOMITMEN MENGHUJUDKAN SUASANA MASYARAKAT ACEH AMAN, TERTIP, DAMAI DALAM KARIDOR SYARI’AT ISLAM DAN PEMBENAHAN INFRASTRUKTUR MENJADI BAGIAN DARI TARGET UTAMA.

Ir . H. NASARUDDIN, MM. TARGET AZAN BERKOMITMEN MENGHUJUDKAN SUASANA MASYARAKAT ACEH AMAN, TERTIP, DAMAI DALAM KARIDOR SYARI’AT ISLAM DAN PEMBENAHAN INFRASTRUKTUR MENJADI BAGIAN DARI TARGET UTAMA.

BANDA ACEH – Calon Wakil Gubernur Aceh nomor urut empat, Nasaruddin mengungkapkan targetnya bersama Calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah atau pasangan yang berakronim AZAN jika terpilih memimpin Aceh
Target tersebut terungkap ketika Nasaruddin ditanya oleh Pengurus Aisyiyah Kabupaten Aceh Singkil, Najmiati, disela menjadi pemateri pada rapat kerja wilayah pimpinan Aisyiyah Aceh, Jum’at (25/11) malam di Gedung PPMG Lamlagang Banda Aceh.
Nasaruddin menyebutkan hal penting yang dilakukan AZAN adalah berkomitmen untuk mewujudkan suasana kehidupan masyarakat Aceh yang aman, tertib dan damai dalam koridor syari’at Islam
Untuk mewujudkan hal tersebut, target utama yang akan dilakukan pasangan AZAN adalah dengan menyempurnakan Infrastruktur di seluruh Aceh sebagai lanjutan pembangunan yang sudah dilakukan pada masa periode pertama Gubernur Zaini Abdullah
“Pembenahan Infrastruktur menjadi bagian dari target utama, setelah itu AZAN akan konsen dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Nasaruddin
Lebih lanjut, pasangan AZAN juga menargetkan penyerapan tenaga kerja melalui pendirian industri Agro yang mengutamakan bahan baku lokal
“Pembenahan Infrastruktur dilanjutkan dengan pemberdayaan ekonomi melalui industri Agro akan menyerap tenaga kerja yang pada akhirnya dapat memperbaiki taraf hidup masyarakat sekaligus berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Aceh,” jelas Nasaruddin yang meyakini target AZAN tersebut juga menjadi harapan seluruh rakyat Aceh.

Tokoh Agara: Masyarakat Tengah Wajib Dukung Pasangan AZAN

19:00 WIB, 28 November 2016 ·

Tokoh Agara: Masyarakat Tengah Wajib Dukung Pasangan AZAN
Calon Wakil Gubernur Aceh, Nasaruddin

ACEH TENGGARA – Seorang Tokoh Adat Kabupaten Aceh Tenggara, Tgk. H. Jamidin Zamzami menegaskan perlunya warga wilayah tengah Aceh untuk mendukung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh nomor urut empat, Zaini Abdullah-Nasaruddin (AZAN)

“Inilah saatnya rakyat wilayah tengah Aceh bersatu mendukung AZAN karena didalamnya ada Pak Nasaruddin yang menjadi putra terbaik untuk kita dukung bersama menjadi pemimpin di Aceh,” ungkap Jamidin kepada ratusan pemuda yang berkumpul di Posko Relawan Muda AZAN, Kampung Darul Imami, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, Minggu (27/11).

Jamidin menyebutkan seingatnya belum pernah ada satu tokoh pun dari wilayah tengah yang berkesempatan untuk memimpin Aceh, karena itu dia mengajak masyarakat wilayah tengah Aceh untuk bersatu mendukung AZAN

“Kalau tidak sekarang kita dukung, kapan lagi? Inilah saatnya kita menunjukkan bahwa warga wilayah tengah Aceh bisa bersatu dan mampu untuk diusung menjadi pemimpin di Aceh,” tegasnya

Lebih berani, pimpinan Pesantren Ainul Yakin tersebut mengatakan seluruh pendukung AZAN untuk saling menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada tokoh wilayah tengah Aceh yang harus didukung pada Pilkada 2017 nanti

“Setiap masyarakat saling menyampaikan pesan AZAN, satu orang sampaikan kepada minimal sepuluh orang, begitu seterusnya hingga semua masyarakat dan komunitas wilayah tengah Aceh mengetahui pilihannya nanti tidak lain adalah nomor 4 untuk Aceh,” kata Jamidin.

Sosok Zaini Abdullah di Mata Tu Sop

Foto: Tgk H. Muhammad Yusuf Abdul Wahab (Tu Sop). (IST)

KLIKKABAR.COM, BIREUEN – Calon Bupati Bireun, Tgk H. Muhammad Yusuf A Wahab mengatakan perkenalan dirinya dengan Calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah sudah sangat lama, tidak semenjak Pilkada 2017 ini.

“Kami kenal bukan karena sejak pilkada, tapi sejak dari dulu. Semenjak pulang ke sini sudah berhubungan terus. Sejak tahun pertama setelah MoU Helsinki,” kata Cabup yang akrab disapa Tu So di Dayah Babussalam Al Aziziyah, Jeunib, Bireun, Senin, 28 November 2016.

Bahkan, kata Tu Sop, ketika Zaini Abdullah pertama sekali pulang ke Aceh, di tempat mereka Gubernur Aceh non aktif ini di jamu. Baginya sosok Zaini Abdullah itu senior dan orang tua baginya.

“Pertama pulang ke Aceh, di sini bermalamnya. Di tempat kami, kami yang sambut. Bagi saya (Zaini Abdullah) itu senior, orang tua,” ujar Tu SOP.

Tu SOP berujar, Abu Doto—sapaan Zaini Abdullah–masih seperti dulu, tidak ada yang berubah. Walaupun sudah menjadi Gubernur Aceh, Zaini Abdullah masih bersikap seperti pertama berjumpa.

“Walau pun sudah jadi gubernur beliau masih seperti dulu, tidak ada yang berubah,” ungkap Tu Sop.

Dikatakan Tu SOP, keadaan mereka seperti biasa, tidak ada konflik karena perbedaan politik, atau pun persamaan politik. Katanya, persoalan politik itu dinamis saja.

“Boleh jadi lawan politik tapi jangan ada musuh politik,” katanya.

Saat ditanyai apakah cara Abu Doto memimpin selama ini pantas untuk dilanjutkan, kata Tu SOP, semuanya cocok. Katanya, semua orang ada nilai tambah.(rel)

Design a site like this with WordPress.com
Get started